plastik vacuum makanan

Berapa Lama Makanan Bertahan Jika Di Vakum?

Penggunaan metode pengemasan vakum dalam industri makanan telah menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir. Metode ini memanfaatkan kekuatan hampa udara (vakum) untuk mengurangi oksigen yang dapat merusak makanan dan memperpanjang masa simpan produk. Ketahanan makanan vakum dapat menjadi pertimbangan penting bagi produsen dan konsumen yang menginginkan makanan yang lebih tahan lama dan terjaga kebersihannya. Artikel ini akan membahas berapa lama makanan dapat bertahan jika di vakum, faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan makanan vakum, serta contoh-contoh hasil pengujian kemasan vakum.

Berapa Lama Makanan Bertahan Jika Di Vakum?

Pengertian Vakum Vakum adalah keadaan di mana tekanan udara dalam suatu ruang dikurangi secara signifikan atau dihilangkan sepenuhnya. Dalam konteks pengemasan makanan, metode vakum melibatkan penghilangan udara dari kemasan makanan, menciptakan lingkungan yang bebas oksigen. Keadaan tanpa oksigen ini menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang dapat merusak makanan, sehingga memperpanjang masa simpan produk.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketahanan Makanan Vakum

Beberapa faktor dapat mempengaruhi ketahanan makanan yang dikemas secara vakum. Pertama, jenis makanan itu sendiri memainkan peran penting. Makanan yang memiliki kandungan air yang tinggi, seperti buah-buahan segar, lebih rentan terhadap perubahan warna, aroma, dan tekstur. Namun, makanan kering seperti biskuit atau keripik dapat bertahan lebih lama karena kelembapan yang rendah membuatnya kurang rentan terhadap kerusakan mikroba.

Selain itu, proses pengemasan yang baik dan penggunaan kemasan yang sesuai juga merupakan faktor penting. Kemasan vakum harus benar-benar rapat dan kedap udara agar udara luar tidak dapat masuk kembali. Kualitas kemasan, seperti ketebalan dan kekuatan, juga dapat memengaruhi ketahanan makanan vakum. Oleh karena itu, pengujian ketahanan makanan vakum perlu dilakukan untuk memastikan kualitas dan keamanannya.

Keuntungan Makanan Vakum

Pengemasan vakum memiliki beberapa keuntungan yang menjadikannya populer dalam industri makanan. Pertama, metode ini memperpanjang masa simpan makanan dengan menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang merusak. Hal ini memungkinkan produsen untuk memasarkan produk mereka ke wilayah yang lebih luas dan mengurangi pemborosan makanan. Selain itu, makanan yang dikemas vakum dapat mempertahankan nutrisi, rasa, dan kualitas organoleptiknya lebih baik daripada makanan yang dikemas dengan metode lain.

Hasil Pengujian Kemasan Vakum

Pengujian ketahanan makanan vakum dapat dilakukan untuk mengevaluasi kualitas dan keamanan kemasan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia telah mengeluarkan pedoman pengujian ketahanan makanan yang disterilisasi setelah dikemas, termasuk metode pengujian untuk makanan yang dikemas secara vakum. Proses pengujian meliputi pemeriksaan integritas kemasan, pengujian ketahanan terhadap tekanan eksternal, pengujian kebocoran, dan pengujian sterilisasi.

Alur Proses Pengujian

Menurut Peraturan BPOM No. 25 Tahun 2020 tentang Pedoman Pangan yang Disterilisasi Setelah Dikemas, prosedur pengujian kemasan vakum terdiri dari beberapa tahap. Pertama, dilakukan pemeriksaan visual dan pengukuran dimensi kemasan. Kemudian, kemasan diuji terhadap kebocoran dan kekuatan. Setelah itu, makanan dalam kemasan vakum ditempatkan dalam sterilisasi yang sesuai, diikuti dengan pengujian integritas kemasan setelah sterilisasi. Seluruh proses ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan keselamatan produk makanan yang dikemas secara vakum.

Kesimpulan

Pengemasan vakum merupakan metode yang efektif untuk memperpanjang masa simpan makanan dengan mengurangi oksigen di dalam kemasan. Ketahanan makanan vakum dipengaruhi oleh jenis makanan, proses pengemasan yang baik, dan kualitas kemasan. Melalui pengujian ketahanan makanan vakum yang sesuai, produsen dapat memastikan kualitas dan keamanan produk mereka. Dengan menggunakan metode pengemasan vakum yang tepat, konsumen dapat menikmati makanan yang lebih tahan lama dan terjaga kebersihannya.